Sudah tahu seperti apa rumah yang Anda inginkan, tetapi belum tahu harus mulai dari arsitek atau kontraktor?
Proses membangun rumah sering melibatkan banyak pihak. Desain dibuat oleh satu pihak, pekerjaan konstruksi dikerjakan pihak lain, sementara homeowner harus memastikan keduanya tetap berjalan sesuai rencana.
Pendekatan design & build menghubungkan kebutuhan desain dan pembangunan dalam satu alur kerja.
ASKA Living menyediakan pendekatan design & build untuk homeowners di Jakarta, Tangerang, BSD, Gading Serpong, Alam Sutera, Bintaro, dan area Jabodetabek sesuai kualifikasi proyek.
Tujuannya adalah membantu homeowner memiliki proses yang lebih terkoordinasi dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Apa Itu Design & Build?
Design & Build adalah pendekatan proyek yang menghubungkan proses desain dan pelaksanaan konstruksi dalam satu alur kerja.
Dibandingkan mengelola desain dan konstruksi sebagai proses yang sepenuhnya terpisah, pendekatan ini memungkinkan kebutuhan desain, scope pekerjaan, budget, dan konstruksi dibahas secara lebih terintegrasi.
Secara sederhana:
Kebutuhan → Desain → Scope → RAB → Approval → Construction → Supervision → Completion
Bagi homeowner, pendekatan ini dapat membantu mengurangi koordinasi yang harus dilakukan secara terpisah antara berbagai pihak.
Tidak Hanya Membuat Rumah Terlihat Bagus
Rumah yang baik bukan hanya mengenai tampilan.
Desain perlu dapat diterjemahkan menjadi pekerjaan konstruksi yang realistis terhadap:
Budget
Material
Struktur
Kondisi lahan
Kebutuhan ruang
MEP
Timeline
Metode pelaksanaan
Karena itu, hubungan antara desain dan konstruksi menjadi penting sejak awal.
ASKA Living menggabungkan perspektif desain dan pelaksanaan untuk membantu memastikan kebutuhan proyek dibahas sebagai satu kesatuan.
Ketika Desain dan Budget Harus Bertemu
Salah satu tantangan dalam pembangunan rumah adalah ketika desain yang diinginkan tidak sesuai dengan budget yang tersedia.
Misalnya homeowner menginginkan:
Fasad tertentu
Material premium
Bukaan besar
Rumah 2 lantai
Interior tertentu
Layout custom
Semua keputusan tersebut memiliki konsekuensi terhadap kebutuhan konstruksi dan biaya.
Karena itu, pembahasan desain sebaiknya tidak berhenti pada visual.
Desain perlu diterjemahkan menjadi scope pekerjaan dan kebutuhan biaya.
Di ASKA Living, proses budgeting dapat mencakup:
Initial Estimate → Detailed RAB → Breakdown Pekerjaan & Material → Approval → Pelaksanaan
Dengan begitu, homeowner dapat memahami hubungan antara keputusan desain dan kebutuhan proyek sebelum pekerjaan berjalan.
Sudah Punya Desain? Tetap Bisa Mulai dari Konsultasi
Design & Build tidak berarti Anda harus memulai dari nol.
Anda mungkin sudah memiliki:
Denah rumah
Desain arsitektur
3D visual
Gambar kerja
Referensi rumah
RAB dari pihak lain
Informasi tersebut dapat menjadi bagian dari pembahasan proyek.
Jika desain sudah tersedia dan Anda sedang mencari kontraktor untuk membangun rumah, ASKA Living dapat membahas scope konstruksi, kebutuhan proyek, estimasi, dan proses pelaksanaan.
Belum Punya Desain? Mulai dari Kebutuhan Rumah Anda
Sebaliknya, Anda juga tidak harus sudah memiliki desain final.
Anda dapat memulai dengan menjelaskan:
Jumlah anggota keluarga
Kebutuhan ruang
Luas lahan
Gaya rumah yang diinginkan
Jumlah lantai
Budget
Target waktu pembangunan
Dari informasi tersebut, kebutuhan proyek dapat dibahas lebih lanjut untuk menentukan tahapan desain dan konstruksi yang diperlukan.
Bagaimana Proses Design & Build ASKA Living?
01 — Project Brief
Memahami kebutuhan rumah, lokasi, luas lahan, kebutuhan ruang, budget, dan target waktu.
02 — Survey
Memahami kondisi aktual lokasi dan kebutuhan proyek.
03 — Design
Kebutuhan homeowner diterjemahkan menjadi konsep dan kebutuhan desain sesuai scope yang disepakati.
04 — Scope & Estimasi
Desain diterjemahkan menjadi scope pekerjaan dan estimasi kebutuhan proyek.
05 — RAB
RAB disusun dengan breakdown pekerjaan dan material yang relevan terhadap scope.
06 — Proposal & Approval
Scope, kebutuhan, dan estimasi dibahas sebelum proyek masuk ke tahap pelaksanaan.
07 — Construction
Pembangunan dilakukan berdasarkan scope yang telah disepakati.
08 — Project Management & Supervision
Project Manager/PIC dan site supervisor membantu mengoordinasikan serta memantau pekerjaan.
09 — Progress Monitoring
Progress pembangunan dapat didokumentasikan melalui foto/video dan update berkala.
10 — Completion
Pekerjaan diselesaikan dan masuk ke tahap akhir proyek serta serah terima.
Kenapa Memilih Pendekatan Design & Build?
Satu Alur yang Lebih Terkoordinasi
Kebutuhan desain dan konstruksi dibahas dalam satu rangkaian proses.
Scope Lebih Jelas
Keputusan desain dapat diterjemahkan menjadi kebutuhan pekerjaan yang lebih konkret.
Budget Lebih Terstruktur
RAB membantu menghubungkan keputusan desain dengan kebutuhan biaya.
Lebih Mudah Memantau Proyek
Project management dan site supervision membantu menjaga koordinasi pekerjaan.
Dari Konsep hingga Construction
Homeowner dapat membahas kebutuhan dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan sesuai scope proyek.
Design & Build Rumah Jakarta
Untuk Anda yang mencari design build Jakarta, jasa desain dan bangun rumah Jakarta, atau arsitek dan kontraktor Jakarta, ASKA Living melayani kebutuhan proyek di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan serta area Jabodetabek sesuai kualifikasi proyek.
Baik Anda sudah memiliki desain maupun masih berada pada tahap awal perencanaan, kebutuhan proyek dapat dibahas berdasarkan lokasi, scope, budget, dan timeline.
Design & Build Rumah Tangerang & BSD
ASKA Living juga melayani kebutuhan design & build Tangerang dan design & build BSD.
Termasuk area:
BSD
Gading Serpong
Alam Sutera
Bintaro
Tangerang Selatan
Tangerang dan sekitarnya
Pendekatan proyek tetap disesuaikan dengan kondisi lokasi, kebutuhan desain, scope konstruksi, budget, dan timeline.
Untuk Rumah Custom dan Rumah 2 Lantai
Pendekatan design & build dapat digunakan untuk kebutuhan rumah dengan scope yang lebih custom.
Misalnya:
Rumah minimalis modern
Rumah modern
Rumah 2 lantai
Rumah dengan layout custom
Rumah dengan kebutuhan ruang khusus
Renovasi dan pengembangan rumah existing
Untuk proyek seperti ini, keputusan desain perlu dipertimbangkan bersama kebutuhan konstruksi dan budget.
Berapa Budget untuk Design & Build?
Biaya design & build tidak dapat ditentukan hanya dari satu angka karena setiap proyek memiliki scope yang berbeda.
Faktor yang dapat memengaruhi biaya antara lain:
Luas lahan
Luas bangunan
Jumlah lantai
Kompleksitas desain
Struktur
Material
Finishing
MEP
Interior
Kondisi existing
Lokasi
Scope desain
Scope konstruksi
Karena itu, proses yang lebih tepat adalah memahami kebutuhan proyek terlebih dahulu sebelum menyusun estimasi.
ASKA Living memiliki target proyek pada kisaran Rp300–500 juta dan Rp500 juta–Rp1 miliar, dengan kesesuaian scope dan kebutuhan tetap menjadi bagian dari qualification proyek.
Apa yang Perlu Disiapkan?
Sebelum melakukan konsultasi, Anda dapat menyiapkan:
Lokasi
Di mana proyek akan dibangun?
Lahan
Berapa luas dan bagaimana kondisi lahannya?
Desain
Sudah memiliki desain atau belum?
Kebutuhan
Berapa lantai dan ruang apa saja yang dibutuhkan?
Budget
Berapa kisaran budget yang telah disiapkan?
Timeline
Kapan proyek ingin dimulai?
Semakin lengkap informasi awal, semakin mudah kebutuhan proyek dibahas.
Sudah Punya Desain dan Siap Bangun?
Jika Anda sudah memiliki desain, lahan, dan budget awal, langkah berikutnya adalah membahas bagaimana desain tersebut dapat diterjemahkan menjadi proyek konstruksi.
Jika Anda belum memiliki desain final, Anda juga dapat memulai dari kebutuhan rumah yang ingin diwujudkan.
Tidak perlu menebak-nebak langkah berikutnya.
Mulai dari konsultasi dan survey untuk memahami proyek Anda.
Dari Ide Rumah hingga Rumah yang Berdiri
Desain yang baik membutuhkan eksekusi yang tepat.
ASKA Living membantu menghubungkan kebutuhan desain, budget, scope, dan pembangunan dalam proses design & build yang lebih terstruktur.


